Gue
pikir, pacaran itu enak, seneng terus, bahagia terus, bisa memikirkan hal
berdua. Intinya jadi orang yang gak sendirian. Ada yang selalu mengingatkan
apapun, dari ngingetin mandi, makan, sampai ngingetin udah ee apa belum. Semua
indah kalo dibayangkan. Serasa hidup itu memang harus pacaran biar bisa
bahagia.
Pacaran
juga bisa membuat kita bangga bila ditanya temen, ‘lo jomblo?’ dan gue bisa
jawab ‘engga lah gue punya pacar’ . pacaran juga bisa saling curhat mengadu
kesedihan dengan pasangan, ya, pasangan itu diciptakan untuk mengubah kesedihan
menjadi kebahagiaan.
Sangat
indah memang kalau hubungan hanya melihat semua kebahagiaan-kebahagiaan itu
semua. Namun kenyataannya dalam hubungan pasti ada pertengkaran, masalah,
konflik. Tak jarang sebuah pertengkaran itu menentukan sikap apakah yang harus
kita pilih. Menurut gue ada tiga sikap yang biasa kita pilih dalam hubungan,
yaitu, bertahan, putus/nyerah, pergi begitu saja. Dalam hubungan memang sangat
rawan pada problem, misalnya saja cemburu. Wanita biasanya menjadi seseorang
yang sangat kuatir terhadap pasangannya, sehingga lebih gampang cemburu.
Melihat pacarnya sedang mengintip rok wanita lain, pacarnya langsung marah,
iyalah pasti marah, mungkin kalau ceweknya petinju, sudah habis pacarnya
diuppercut sama cewenya. Kadang juga konflik bisa timbul dari ketidak cocokan.