Tuesday, November 11, 2014

fenomena UTS



Sebenernya ini adalah lanjutan dari cerita gue yang sebelumnya, judulnya ‘balada uts’. Tapi kali ini gue mau bercerita tentang apa yang sering terjadi ketika uts, beda dengan cerita yang sebelumnya yang lebih menceritakan soal pengalaman pribadi gue ketika UTS. Makanya cerita gue kali ini adalah fenomena UTS, fenomena-fenomena unik yang biasa ada ketika sedang ujian.


1.   Nyontek brutal

Biasanya pencontek ini kalo nanya ga tanggung-tanggung dari 1-10 soal dia tanyain jawabannya , padahal soalnya Cuma ada 5 !, ya namanya juga brutal. Dan gak Cuma nanyanya banyak tapi juga maksa.

contohnya gini : keterangan,  pencontek brutal (pb), korban (k)

Pb : bro nyontek bro

K :  nomer berapa?

Pb : 1-10, cepet!

K : buset gila lu, ogah

Pb : ayo dong please, gue beliin permen deh, rokok deh, kalo lu contekin gue, gue bakal sikap lilin deh ayo dong, liat gue, woyyyy liaatttttt!!!!!!!!!

K : *bunuh diri*

Yap pencontek brutal ini juga kalo melihat jawaban teman dengan gegabah dengan gerakan yang bisa mencurigai pengawas, kadang juga teriak-teriak nanyanya, contohnya ‘HAH? APAAN? GUE LIAT NOMER TIGA, WOOOYYYY NOMER TIGAA!!!!’ 

Ga lama setelah dia teriak dosennya langsung mengambil kerta ujiannya lalu dirobek didepan matanya, dosennya ketawa jahat, si pencontek brutal pulang sambil nangis-nangis dijalan.

2.   Orang pinter mendadak budek

Dalam uts, uas, ujian, un, dan sebagainya biasanya orang pintar memiliki sebuah penyakit dadakan, penyakit ini adalah mendadak budek atau tidak mendengar. Misalnya ada teman yang sudah buntu, kepanya bocor dan mengalami pendarahan karena berfikir untuk menjawab soal yang sangat sulit, kemudian dia memanggil temannya yang pintar 

‘eh coyyyyyy’ sahut si pencontek 

‘........’ orang pintar diam sambil sok sok ngerjain

‘brooo liat dongggggg’

‘.......’ orang pintar masih bisu dan tidak mendengar

‘wooooooooyyyyyyyyyyyyyyyy gue liat wooooyyyy’ sang pencontek meracau

‘oh iya, kenapa bro? Nomer 1-10 ya? Gue belum bro’ jawab si pintar dengan santainya

Lima menit kemudian si pintar mengumpulkan kertas utsnya dan keluar meninggalkan kelas, padahal dia bilang ke si pencontek kalau dia belum selesai. 

Si pencontek pun Cuma bisa ngelap kepalanya yang bocor karena berpikir keras sambil nangis.

3.   Bawa contekan

Fenomena ini sudah sering banget dilakukan oleh anak SMA maupun mahasiswa. Biasanya sih kalau dosennya ngasih kisis-kisi bukan buat mahasiswanya rajin belajar tetapi rajin bikin contekan, iya kan? Benerkan? Ngaku aja lo!. Nah contekan ini berupa kertas kecil atau juga kadang satu buku catatan yang diumpetin didalem kolong meja.
Kalo yang kertas kecil sih biasanya bisa ditaro dimana aja, seperti di kantong kemeja, kantong celana, dibawah papan jalan, dibawah pantat, kaos kaki, di dalem sempak (bagi cowok) di BH (bagi cewek yang ekstrem). Kalo ketauan ya bilang aja itu bon belanjaan yang udah di coret-coret.

4.   Mahasiswa dateng pagi

Biasanya sih kalo uts mahasiswa pasti dateng pagi, alasannya pasti takut telat kalo berangkat agak siangan, atau juga untuk mengingat pelajaran yang dipelajari pas malam harinya, atau bahkan mencari tempat menaruh contekan yang aman. Tetapi kalau di kampus gue itu beda, karena kampus gue kalo uts itu gak diatur tempat duduknya per absen sehingga kalo uts ya duduknya bebas, dan moment dateng pagi bisa dimanfaatkan untuk mencari tempat duduk yang aman buat nyontek.
5.   Susah nyontek

Biasanya hal ini terjadi karena dia (korban) tidak pandai mencontek atau mungkin karena posisi dia tidak bagus untuk mencontek, misal di depan dosen pengawas, tepat di depan meja dosen dengan keadaan dosen yang melihat dia sambil senyum-senyum jahat yang mirip senyum boneka annabelle.

Korban susah nyontek ini sangat kasihan, gue punya contoh temen kampus gue, orangnya pendiem, pendiem bukan berarti pintar dan suka berfikir, tapi diam karena gak tau apa-apa, sebut aja namanya Tio. Ketika uts dia telat, dan terpaksa harus dudukdi depan dan berhadapan dengan meja dosen. Hal ini membuat Tio susah untuk nyontek, kebetulan tadi malam ia belajar, namun Tio salah baca buku, uts hari itu adalah metode kualitatif, sedangkan yang Tio baca adalah panduan membuat telor ceplok yang baik dan benar.

Alhasil ketika dia duduk di depan ia sangat bingung, keringetnya mengucur drastis dari kepala sampai kemaluannya, mukanya pucat, badannya dingin, ternyata dia kebelet boker. Dan samping kanan kirinya, yang kanan sama bodohnya seperti Tio namanya Arif, datang dari bekasi ke UIN bukan untuk belajar tetapi Cuma numpang wifi buat main LINE let get rich. Dan yang kiri orang pinter tetapi sangat pelit. Karena Tio sangat pendiam dia bahkan tidak berani untuk mencontek samping kirinya, dan ketakutan melanda dia ketika dosennya memperhatikan wajahnya terus dengan tampang mesum.  Alhasil sampai waktu habis tio tidak menjawab satu nomer pun di kertas jawaban utsnya itu. Sangat miris.
 
Gue saranin kalo lo ga bisa nyontek dengan handal mending belajar yang bener, biar bisa jawab soal-soal laknat itu.

No comments:

Post a Comment