Sebenernya ini adalah lanjutan dari
cerita gue yang sebelumnya, judulnya ‘balada uts’. Tapi kali ini gue mau
bercerita tentang apa yang sering terjadi ketika uts, beda dengan cerita yang
sebelumnya yang lebih menceritakan soal pengalaman pribadi gue ketika UTS. Makanya
cerita gue kali ini adalah fenomena UTS, fenomena-fenomena unik yang biasa ada
ketika sedang ujian.
1.
Nyontek
brutal
Biasanya pencontek ini kalo nanya ga
tanggung-tanggung dari 1-10 soal dia tanyain jawabannya , padahal soalnya Cuma ada
5 !, ya namanya juga brutal. Dan gak Cuma nanyanya banyak tapi juga maksa.
contohnya
gini : keterangan, pencontek brutal
(pb), korban (k)
Pb : bro nyontek bro
K :
nomer berapa?
Pb : 1-10, cepet!
K : buset gila lu, ogah
Pb : ayo dong please, gue beliin permen
deh, rokok deh, kalo lu contekin gue, gue bakal sikap lilin deh ayo dong, liat
gue, woyyyy liaatttttt!!!!!!!!!
K : *bunuh diri*
Yap pencontek brutal ini juga kalo
melihat jawaban teman dengan gegabah dengan gerakan yang bisa mencurigai
pengawas, kadang juga teriak-teriak nanyanya, contohnya ‘HAH? APAAN? GUE LIAT
NOMER TIGA, WOOOYYYY NOMER TIGAA!!!!’
Ga lama setelah dia teriak dosennya
langsung mengambil kerta ujiannya lalu dirobek didepan matanya, dosennya ketawa
jahat, si pencontek brutal pulang sambil nangis-nangis dijalan.
2. Orang
pinter mendadak budek
Dalam uts, uas,
ujian, un, dan sebagainya biasanya orang pintar memiliki sebuah penyakit
dadakan, penyakit ini adalah mendadak budek atau tidak mendengar. Misalnya ada
teman yang sudah buntu, kepanya bocor dan mengalami pendarahan karena berfikir
untuk menjawab soal yang sangat sulit, kemudian dia memanggil temannya yang
pintar
‘eh coyyyyyy’ sahut
si pencontek
‘........’ orang
pintar diam sambil sok sok ngerjain
‘brooo liat
dongggggg’
‘.......’ orang
pintar masih bisu dan tidak mendengar
‘wooooooooyyyyyyyyyyyyyyyy
gue liat wooooyyyy’ sang pencontek meracau
‘oh iya, kenapa bro?
Nomer 1-10 ya? Gue belum bro’ jawab si pintar dengan santainya
Lima menit kemudian
si pintar mengumpulkan kertas utsnya dan keluar meninggalkan kelas, padahal dia
bilang ke si pencontek kalau dia belum selesai.
Si pencontek pun Cuma
bisa ngelap kepalanya yang bocor karena berpikir keras sambil nangis.
3.
Bawa
contekan
Fenomena ini sudah sering banget
dilakukan oleh anak SMA maupun mahasiswa. Biasanya sih kalau dosennya ngasih
kisis-kisi bukan buat mahasiswanya rajin belajar tetapi rajin bikin contekan,
iya kan? Benerkan? Ngaku aja lo!. Nah contekan ini berupa kertas kecil atau
juga kadang satu buku catatan yang diumpetin didalem kolong meja.
Kalo yang kertas kecil sih biasanya
bisa ditaro dimana aja, seperti di kantong kemeja, kantong celana, dibawah
papan jalan, dibawah pantat, kaos kaki, di dalem sempak (bagi cowok) di BH
(bagi cewek yang ekstrem). Kalo ketauan ya bilang aja itu bon belanjaan yang
udah di coret-coret.
4.
Mahasiswa
dateng pagi
Biasanya sih kalo uts mahasiswa pasti
dateng pagi, alasannya pasti takut telat kalo berangkat agak siangan, atau juga
untuk mengingat pelajaran yang dipelajari pas malam harinya, atau bahkan
mencari tempat menaruh contekan yang aman. Tetapi kalau di kampus gue itu beda,
karena kampus gue kalo uts itu gak diatur tempat duduknya per absen sehingga
kalo uts ya duduknya bebas, dan moment dateng pagi bisa dimanfaatkan untuk
mencari tempat duduk yang aman buat nyontek.
5. Susah
nyontek
Biasanya hal ini
terjadi karena dia (korban) tidak pandai mencontek atau mungkin karena posisi
dia tidak bagus untuk mencontek, misal di depan dosen pengawas, tepat di depan
meja dosen dengan keadaan dosen yang melihat dia sambil senyum-senyum jahat
yang mirip senyum boneka annabelle.
Korban susah nyontek
ini sangat kasihan, gue punya contoh temen kampus gue, orangnya pendiem,
pendiem bukan berarti pintar dan suka berfikir, tapi diam karena gak tau
apa-apa, sebut aja namanya Tio. Ketika uts dia telat, dan terpaksa harus dudukdi
depan dan berhadapan dengan meja dosen. Hal ini membuat Tio susah untuk
nyontek, kebetulan tadi malam ia belajar, namun Tio salah baca buku, uts hari
itu adalah metode kualitatif, sedangkan yang Tio baca adalah panduan membuat
telor ceplok yang baik dan benar.
Alhasil ketika dia
duduk di depan ia sangat bingung, keringetnya mengucur drastis dari kepala
sampai kemaluannya, mukanya pucat, badannya dingin, ternyata dia kebelet boker.
Dan samping kanan kirinya, yang kanan sama bodohnya seperti Tio namanya Arif,
datang dari bekasi ke UIN bukan untuk belajar tetapi Cuma numpang wifi buat
main LINE let get rich. Dan yang kiri orang pinter tetapi sangat pelit. Karena Tio
sangat pendiam dia bahkan tidak berani untuk mencontek samping kirinya, dan
ketakutan melanda dia ketika dosennya memperhatikan wajahnya terus dengan
tampang mesum. Alhasil sampai waktu
habis tio tidak menjawab satu nomer pun di kertas jawaban utsnya itu. Sangat miris.
Gue saranin kalo lo ga
bisa nyontek dengan handal mending belajar yang bener, biar bisa jawab
soal-soal laknat itu.
No comments:
Post a Comment