Jangan sebut diri lo mahasiswa kalo
belum pernah denger atau belum pernah kejebak sama MLM. Oke, yang belum tau gue
mau jelaskan sedikit, MLM itu adalah multy level marketing atau pemasaran
jaringan. Yang lebih dimengerti lagi bisnis yang menawarkan kita keuntungan
yang besar. Percaya atau engga, ya kalo gua sih gak percaya, bisnis ini
menjanjikan kita bisa beli rumah, mobil sampe kapal pesiar. Lo bayangin
kalo punya kapal pesiar mau diparkir dimana?
MLM memberikan janji manis tentang mimpi
dan impian-impian indah deh pokonya. Gue gak mau terlalu banyak omong soal MLM,
gue Cuma mau share aja pengalaman gue yang ‘hampir’ terjebak dalam bisnis yang
masih remang-remang ini.
Ceritanya gini, siang itu dihari minggu
yang sedang diselimuti awan mendung, gue lagi dikamar aja selimutan sambil
galer (garuk leher). Tiba-tiba ada sebuah broadcast message (BC) dari temen
gue, isinya kurang lebih begini ‘mau pekerjaan? Peluang penghasilan besar menanti anda,
dengan income 1 juta perminggu, hanya kerja 3-4 jam saja sehari. Bisa sambil
sekolah, sambil makan, sambil tidur, bahkan sambil kayang (yang ini gue
bercanda) tak perlu ijazah, minat hubungi pin ini 7a73h1’
Dengan melihat bc seperti itu gue
sebagai mahasiswa dengan tingkat pengangguran level dewa langsung tertarik. Gue
langsung invite pin itu dan ngasih tau temen gue, sebut saja namanya Aris, dia
juga tertarik, yap kita berdua sama bodohnya.
Mana ada penghasilan satu juta
perminggu, dengan kerja hanya 3 jam perhari, dan juga tak perlu ijazah. Orang
yang PAUDnya gak lulus juga bisa ikutan dong. Tapi gue waktu itu merasa
penasaran. Gue pun langsung invite cp di bc itu. Setelah di ACC gue langsung
bbm dia dengan segudang pertanyaan, ‘apakah
benar ini pekerjaan yang ada di bc tersebut? Apakah peghasilannya sejuta
perminggu?, apakah jenis pekerjaan ini? Apakah mba seorang pesulap seperti
limbad?’
Mba-mba ga jelas itu hanya membalas ‘jika ingin tau info lebih lanjut
bisa datang langsung ke kantor kami’
Gue yang penasaran langsung nanya
kembali ‘memang ini
pekerjaan apa mba?
‘eksekutif networker’ mba-mba itu membalas
Dan gue Cuma membalas ‘wahhhh’
Gue gak kagum, gue Cuma bingung. Karena
gue takut pergi sendiri akhirnya gue memutuskan untuk pergi bareng temen gue di
hari keesokannya.
Singkat cerita dihari senin sore yang
mendung, gue dan Aris langsung meluncur ke kantor bisnis tersebut.
Dan dimotor kita ngobrol mengenai
bisnis ini
‘ris kalo ini nipu gimana?’
‘lo pura-pura ayan aja, biar kita
ada alesan kabur dan gue bilang mau bawa lo kerumah sakit’
‘ide bagus ris’ sahut omongan aris yang lagi asik
ngupil dibelakang gue
Dan ketika kita sampai, kita dipandu
oleh mba-mba yang namanya gue samarkan namanya jadi Mimin. Sampai didalam
kantor tersebut ruangannya gelap dan ternyata banyak orang disana yang juga
sama seperti gue dan Aris ingin mencoba peruntungan di bisnis ini. Dan
rata-rata yang berada di kantor tersebut adalah anak-anak SMA.
Gue datang disaat pembicaranya sudah
setengah pembahasan yang membahas tentang proses kerja bisnis itu
‘yak jika kalian ambil 7 paket,
dan jika kalian sudah punya jaringan uang yang masuk ke rekening anda sampai
210 juta rupiahhh!!!!!!!!!!’ kutipan sang pembicara MLM
‘DASYAAAAAATTTTTTTT’ tiba-tiba ada teriakan itu dan sambil
tepuk tangan
‘bersama PT merem melek sejahtera
kalian akan kaya raya, dan akan mengubah nasib anda, caranya mudah hanya
dengan menanamkan uang anda sebesar 1
juta rupiah saja, kalian bisa menjadi jutawan mau apa saja kalian tinggal beli
di usia kalian yang masih muda ini, HAHAHAHAHA!’ kutipan sang pembicara MLM
Tertawa jahat sang pembicara seakan
membuat lamunan gue sirna dan langsung menoleh ke arah aris
‘ris ini MLM, kita harus cabut!’
aris yang sudah ketakutan, takut kalau
bakal di brain wash dan tiba-tiba
memberikan uangnya ke bisnis tersebut langsung mengiyakan perkataan gue.
‘ayo dit kita pulang’
‘gimana caranya ris’
‘udah lu ayan sekarang’
‘gue lagi gak mood ris’
Obrolan tolol ini membuat kita malah
gak bisa keluar.
Tiba-tiba ada pembicara yang baru
tampil dan mempresentasikan keuntungan mengikuti bisnis ini ‘yak jadi kalian bakal rugi kalau
kalian tidak mengikuti bisnis ini, bisnis ini jelas, memberi keuntungan anda,
sampai anda tua, biar uang yang berjalan, rekening saya tiap bulan bertambah
terus 10 juta, HAHHAHAHA !!!!!!’ kutipan sang pembicara MLM
‘DASYAAATTTTTTTT’ tiba-tiba ada teriakan itu lagi
ternyata itu adalah member atau penonton bayaran mungkin
Dan ketika gue dan aris merasa semakin
takut berada di dalam ruangan itu, tiba-tiba ada seorang peserta tunjuk tangan ‘maaf mas apa ini masih lama? ‘Saya
masih ada kuliah’
‘saya juga mas, ada janji diluar’
‘saya juga mas nengokin temen saya
yang udah meninggal’
‘saya juga mas, ga ada apa apa
tapi saya mau pulang’
Tiba-tiba yang lain juga memutuskan
untuk pulang, gue dan Aris pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
Dan tiba-tiba semua berdiri dan keluar.
gue dan Aris pun ikutan beberapa peserta yang mulai sadar bahwa ini penipuan
pun mulai keluar juga. tiba-tiba pembicaranya bilang
‘kalian semua rombongan? Kuliah
malem semua?’
Dan kami menjawab ‘IYA KAMI ROMBONGAN’
Padahal kita yang keluar tidak saling
kenal, di dalam hanya tersisa anak-anak SMA yang luguh-luguh dan mulai
mengatakan dasyaaattttttttt tiap kali sang pemateri menyombongkan dirinya.
Akhirnya gue dan Aris pun bisa keluar
dari lembah hitam MLM itu, beruntung gue gak mengikuti program itu sampai
selesai.
Intinya lo jangan ketipu dengan
penawaran yang menggiurkan, kalau sebuah info itu masih samar tanya dulu sampai
jelas, jangan asal ikut-ikut aja.

No comments:
Post a Comment